Ombak
Pasangan ombak menari di atas bumi
sepandang cahaya kulalui hati ini
sinar di sudut ulu hatiku berkata, "Ah...!"
Lembayung senja pun menitip sekaleng surat pada ombak
Ombak berdayung lebih kencang
Secercah harapan tersimpan oleh otakku
hingga burung layang mengintip malu di sudut ombak
kumenanti segayung lautan membanjiri rinduku
Serambi KOMPAK, 11 Maret 2010
Mimpi Pangeran
Pangeran
Hiduplah dari matimu
bangunlah dari tidurmu
singgahi duniamu di sampingku
mimpilah mendapat putri
lembut nan baik di bayangmu
pangeranku
pergilah ke alam sadarmu
untuk hadirku di mimpimu
Serambi KOMPAK, 11 Maret 2010
Hilir di Bawah Rembulan
Bongkahan batu tersinar rembulan
luluh lantah permata diterpa air deras
terlempar batu-batu berharga di penghujung hilir
menggelintir pelan di antara pasir dan tanah
adakah bulan tersenyum
menghenyak malam yang baru
tuk mengusir permata ditelan pasir dan tanah
tuk menjarakimu di hatiku
yang luka diterpa hilir bawah rembulan
serambi KOMPAK, 11 Maret 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Jangan Terlalu Percaya Diri!
Jangan jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...
-
Jabat Erat Komunitas Penulis Pada Temu Sastrawan Indonesia Ke-4 Oleh: Ria Ristiana Dewi Panas Dingin Komunitas Penulis di TSI-4 ...
-
Allah adalah alasan mengapa kita di sini. Lantas, mengapa kamu harus takut. Padahal Ia selalu ada untukmu. sejatinya, Tuhanmu tidak pernah ...
-
Sam, akan aku kabarkan padamu tentang angin lalu yang tiba-tiba berbaik hati dan menurut. Jangan salah sangka, Sam! bukan menurut padaku, ta...

No comments:
Post a Comment