Keluhan TKI
Hilang saat ribuan tangis membanjiri perantauan
mata-mata seumpama rasa sendu tuk mereka
di negeri tempat mengadu luka
cerita-cerita sesal menanti masa
kala ingin kembali ke pangkuan tanah air
Hilang saat semua menggaung janji
setia pada hidup
hingga senanak nasi tak mencukupi
keluh kesah yang terbayar
berada di pelipur lara bersama kerinduan dan kecintaan
seperti kongkalikon kehidupan
Hanya sandiwara harapan yang kosong
hilang harga dan martabat
mengais, mencuri kebahagiaan
tak kunjung bersinar
di negeri-negeri perantauan
Serambi KOMPAK, Maret 2010
Sandiwara Birokrasi
Nyanyian bersuaka pun menggema
sambil melempar pimpong mencari arah sinar semu
secepat panah menyambar sejalan mencari tempat aman
mengaung dan berderu-deru seakan mengesankan
adakah urat-urat itu menjelma malu?
hingga tangis, amarah pelipur lara
tiada umpan melepas sesal
inisial bangsa yang tertimpa tangga
birokrasi menggaung rindu pada jasa-jasa anak bangsa
Serambi KOMPAK, Maret 2010
Ideologi Bangsa
Benar
hadir segumpal daging anak negeri
mengalir pada bangsa
segayung darah menyembur di tantanan hati
dan jiwa pancasila
Ketuhanan Yang Maha Esa
kemanusiaan yang adil dan beradab
persatuan Indonesia
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan
dalam perwakilan rakyat
keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Jangan Terlalu Percaya Diri!
Jangan jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...
-
Jabat Erat Komunitas Penulis Pada Temu Sastrawan Indonesia Ke-4 Oleh: Ria Ristiana Dewi Panas Dingin Komunitas Penulis di TSI-4 ...
-
Allah adalah alasan mengapa kita di sini. Lantas, mengapa kamu harus takut. Padahal Ia selalu ada untukmu. sejatinya, Tuhanmu tidak pernah ...
-
Sam, akan aku kabarkan padamu tentang angin lalu yang tiba-tiba berbaik hati dan menurut. Jangan salah sangka, Sam! bukan menurut padaku, ta...
No comments:
Post a Comment