Wednesday, March 27, 2024

Kau Takkan Bisa Lagi

 Dengarkan ini!

kau

takkan bisa lagi meremehkan orang lain

atau

menjadikan objek yang engkau remehkan itu

sebagai bahan renyah-renyah

dengar

orang-orang itu

tidak selalu lemah

atau ia adalah harapan yang tersisa


ya

ya

dengar

ini hanya tentang bagaimana

engkau melihat bangkai menjadi terkenal

karena ia tersemat dalam tubuh bernama bunga


mengapa kau harus merasa heran

bukankah ciptaan Allah akan begitu

dan selalu istimewa

Saturday, March 16, 2024

Puisi

 Hujan yang Paling Baik

 

Darah

Telah ditumpahkan

Rumah telah dibakar

Masjid telah runtuh

Anak-anak telah kembali

Nyawa mereka telah membayar

Setiap jengkal dari tanah

Yang telah mereka tunaikan

 

Ya Nabi

Mereka telah mempertahankan

Mereka telah memenuhi janji

menunaikan salat, puasa, dan zakat

Mereka tetap di sana dengan rasa syukur

sabar

dan air mata

Karena cintanya pada Allah dan Rasul-Nya

Mereka menegakkan agama Allah

memenuhi apa yang Allah perintahkan

Seperti apa yang pernah tersampaikan

 

Mungkinkah ini hujan paling baik?

Mungkinkah ia hujan terakhir?

 

Ya Nabi,

Ramadhan ini

Mereka masih bertahan

masih berjuang

membalas tatapanmu

Ketika pertama kali Engkau menatap mereka

Dengan penuh kesedihan dan senyuman

Mereka di sini,

Bersama dan berjuang

 

Ketika malaikat menyatakan sebuah tanda tanya

Tentang apa yang Allah ciptakan

 

Dan

Tentang

Mereka

Yang menegakkan kebenaran

 

Bahwa merekalah

Merekalah

 

Jiwa-jiwa yang memenuhi takdir Allah

 

Ya Nabi,

Merekakah yang engkau rindukan

Sebagaimana mereka menegakkan

Apa yang Allah ajarkan

Dan masih mengenggam kitab yang abadi

 

Ada banyak lagu

yang ketika berbunyi, miliaran manusia ingat

banyak catatan berita, yang ketika dibaca, manusia akan tahu

video yang diputar

 

banyak saksi

Bahwa mereka ada

Seperti janji Allah

Merekalah

Merekalah

Yang merindukan

Merekalah yang dirindukan

 

air mata itu ada

janji Allah itu pasti

 

 

Sunday, March 10, 2024

Puisi

 Saudaraku

 

Apa yang menuliskan hingga kau bertahan

Saudaraku

Apa yang menorehkan perasaan ini

Ketika seisi dunia menjadi saksi yang tak mampu lagi didustakan

Saudaraku

Anak-anak dan Perempuan adalah bentengmu dan alasan air mata

Yang tidak akan kering begitu saja

Anak-anak yang tawanya memenuhi jalanan Gaza hari ini

Perempuan yang melahirkan laki-laki yang ditempa dari langit

Saudaraku

Janji Allah itu benar

Apa kau melihatnya?

 

Hari ini,

Aku yang diam mengirimkan surat kepadamu

Tentang tangan-tangan laki-laki kecil yang melempar batu-batu kea rah musuh

Mereka yang melawan, mereka yang mempertahankan kehormatan

 

Hari ini,

Tanganmu

Adalah cara Allah mengajarkanmu cara mempertahankan

Tanah

Yang diperuntukkan orang-orang beriman
genggamlah

Dan tunggulah

Janji Tuhanmu itu benar

 

Saudaraku

Jangan Terlalu Percaya Diri!

 Jangan  jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...