meletakkan garis di antara sunyi
dan menuang kopi dalam cangkir
untuk menghambat takdir
Kita yang membohongi waktu ini
menyerahkan kepayahan dalam aliran air
untuk membelakangi hulu
dan berserah pada masa lalu
Kita, suka memutar-mutar waktu
dan mendengarkan suara dari kabel-kabel
bernama rindu
dan kita, adalah puisi yang rumit
yang putaran jamnya
mengikuti kelemahan jiwa
