Saturday, January 23, 2021

Garis di antara Waktu yang Berdetak

Kita yang membohongi waktu
meletakkan garis di antara sunyi
dan menuang kopi dalam cangkir
untuk menghambat takdir

Kita yang membohongi waktu ini
menyerahkan kepayahan dalam aliran air
untuk membelakangi hulu
dan berserah pada masa lalu

Kita, suka memutar-mutar waktu
dan mendengarkan suara dari kabel-kabel 
bernama rindu

dan kita, adalah puisi yang rumit
yang putaran jamnya
mengikuti kelemahan jiwa

No comments:

Jangan Terlalu Percaya Diri!

 Jangan  jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...