pilihan seperti ranting yang kau ikat erat di pergelangan lalu ada bunyi "tap" seakan kau menampar pipi manusia yang sedang kosong. begitulah...
Ketika kau sadar, di belahan kanan, ada longlongan serigala yang gelisah, menunggu derit langkah yang ketakutan dan ketika itulah, di belahan kirimu, ada harimau yang meraung memasang tatapan lapar. Dan, harus, berjalan terus ke manapun pilihan membawamu. Jika sebuah pilihan adalah tumpukan tanda tanya, maka bersahabatlah dengannya. Kau akan tahu betapa baik sebuah jalan telah menggiringmu.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Jangan Terlalu Percaya Diri!
Jangan jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...
-
Jabat Erat Komunitas Penulis Pada Temu Sastrawan Indonesia Ke-4 Oleh: Ria Ristiana Dewi Panas Dingin Komunitas Penulis di TSI-4 ...
-
Allah adalah alasan mengapa kita di sini. Lantas, mengapa kamu harus takut. Padahal Ia selalu ada untukmu. sejatinya, Tuhanmu tidak pernah ...
-
Sam, akan aku kabarkan padamu tentang angin lalu yang tiba-tiba berbaik hati dan menurut. Jangan salah sangka, Sam! bukan menurut padaku, ta...