Sunday, December 27, 2015
usia pernikahan kami hampir genap 2 tahun
usia pernikahan yang menginjak usia 2 tahun di tanggal 4 januari 2016 ini membuat rasa syukurku bertambah, apalagi kami dihadiahi jagoan kecil yang luar biasa. Suamiku orang yang sangat rajin salat juga rajin mengingatkan aku sebagai istrinya. Alhamdulillah, ia sosok suami sekaligus ayah yang penyayang, pemimpin keluarga yang begitu hebat. semoga ia terus begtu dan agid, panggilan untuk putra kecilku, Rasendrya Langit Al Khairi, semoga ia tumbuh sehat, menjadi anak sholeh. kini, agid sudah berusia 7 bulan, ia anak yang cerdas, ia tumbuh begtu cepat, walau sdikit lasak.hehehe
kami sudah memiliki banyak hal yang harus kami syukuri. Di rumah kami yang sederhana. aku tak bisa lagi bekata apa melainkan Alhamdulillah.
Tuesday, December 22, 2015
Singapura & my family
semuanya berubah sangat cepat. bahkan cara aku mengatakan sesuatu juga terbilang berbeda. waktu berputar menyesuaikan dirinya sendiri. ini aku yang baru bersama jagoan kecilku dan ayah dari jagoan kecilku itu. kami sangat bahagia. kedua khairku yang menjadikan hidupku penuh arti. minggu lalu, 12 desember 2015, aku dan keluarga besarku berkunjung ke Singapura.
ini menjadi pengalaman yang takkan pernah kami lupakan. mulai dari rumitnya pembuatan paspor, antrian imigrasi, antrian kapal di pelabuhan singapura, sampai masalah salah kode paspor pada tiket kapal.
kali ini aku dan keluarga memakai jasa travel untuk berkunjung. biayanya 680rb/orang dewasa dan anak-anak yang sudah bisa duduk sendiri, 300rb/anak-anak yang dipangku atau dibawah 2 tahun. Antrian imigrasi sangat panjang, terlebih kami pergi pada hari minggu, ramainya orang yang berkunjung ke Singapura membuat perut kami mual. Anak-anak diberi keringanan masuk lebih awal namun ternyata tidak semua diberi kesempatan yang sama. aneh! di sini lah yang membuat kakak saya kesal dan ia merasa cukup sekali ini saja ke negeri singa. hem...
ini menjadi pengalaman yang takkan pernah kami lupakan. mulai dari rumitnya pembuatan paspor, antrian imigrasi, antrian kapal di pelabuhan singapura, sampai masalah salah kode paspor pada tiket kapal.
kali ini aku dan keluarga memakai jasa travel untuk berkunjung. biayanya 680rb/orang dewasa dan anak-anak yang sudah bisa duduk sendiri, 300rb/anak-anak yang dipangku atau dibawah 2 tahun. Antrian imigrasi sangat panjang, terlebih kami pergi pada hari minggu, ramainya orang yang berkunjung ke Singapura membuat perut kami mual. Anak-anak diberi keringanan masuk lebih awal namun ternyata tidak semua diberi kesempatan yang sama. aneh! di sini lah yang membuat kakak saya kesal dan ia merasa cukup sekali ini saja ke negeri singa. hem...
saya dan suami sempat berfoto di patung kepala singa berbadan ikan walaupun dalam keadaan hujan. sayang sekali saya tidak banyak berbelanja di singapura sebab masih lbih murah di Batam. hehehehe...
Subscribe to:
Posts (Atom)
Jangan Terlalu Percaya Diri!
Jangan jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...
-
Jabat Erat Komunitas Penulis Pada Temu Sastrawan Indonesia Ke-4 Oleh: Ria Ristiana Dewi Panas Dingin Komunitas Penulis di TSI-4 ...
-
Allah adalah alasan mengapa kita di sini. Lantas, mengapa kamu harus takut. Padahal Ia selalu ada untukmu. sejatinya, Tuhanmu tidak pernah ...
-
Sam, akan aku kabarkan padamu tentang angin lalu yang tiba-tiba berbaik hati dan menurut. Jangan salah sangka, Sam! bukan menurut padaku, ta...






