Sebuah kutipan yang saya dapatkan dari republika.com, kira-kira begini:
Dalam surat Al Mulk : 2
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun,
Ketiga,
Untuk mengetahuu orang yang dusta atau tidak
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ.وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman" dan mereka tidak diuji?
Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.
Kita memiliki banyak ujian, yang ujian itu datang dari banyak hal. Kita sendiri bisa memilah dan melihat bentuk apa saja yang memaksa kita harus bersabar, terkadang menangis namun harus tetap tersenyum.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ada rasa bersyukur ketika saya dihadapkan dalam banyak ujian, namun dalam hal lainnya saya bersyukur pula bahwa di antara semua itu saya masih bisa bertahan dengan tetap mengingat Allah SWT.
Dalam setiap salat, kita senantiasa berdoa agar Allah memberikan kita jalan yang lurus. Pemaknaan jalan yang lurus yang harus kita pahami inilah yang terkadang kita abaikan.
Awalnya atau berjalannya waktu saya sering goyah karena posisi saya sebagai manusia yang ingin merasa aman. Ah, cari amanlah, yang penting teman suka, hatinya suka, cari perhatian, dan lainnya.
Itu merupakan cara pandang yang salah. Aman adalah benar karena Allah. Jika teman atau siapa saja itu berpandangan yang tidak sesuai dengan tuntunan Allah, kita memang tidak perlu berdebat, namun kita harus tahu dan paham bahwa jika kita memilih jalan kebenaran, tidak selamanya orang lain menyukai. Lantas kita bertanya, bagaimana kita tahu bahwa kita telah benar?
Jawabnya, doa dan meminta pentunjuk Allah. Itulah dia meminta jalan yang lurus.
semoga ini bermanfaat. Amin.