Kamu masih ingat dengan cerita jalan-jalan ke Medan saya? Eh, iya masih di rumah. Kami menunggu saat-saat berbuka puasa. Jadwal berbuka puasa di Medan lebih lama daripada di Batam. Disyukuri aja.
Akhirnya kami makan-minum dengan lahap, para emak sudah masak banyak (tidak termasuk saya)-hahahaha.... saya emak Agid paling keren. Ok! sampai disini saya sudah banyak lupa ngapain aja saat itu. Maklumla, saya baru punya waktu menulis sekarang. Mohon dimengerti hidup emak-emak ni ye.
Alhamdulillah, kami menghabiskan lebaran pertama di Medan (keluarga aye). kami pakai baju kembar-biru-biru. Keren lo bajunya murah, bagus, ada banyak ukuran-punya ayahnya ada-anaknya ada-emaknya ada. keren kan! Ga perlu jahit! cukup pesan online.
Friday, September 8, 2017
Subscribe to:
Posts (Atom)
Jangan Terlalu Percaya Diri!
Jangan jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...
-
Jabat Erat Komunitas Penulis Pada Temu Sastrawan Indonesia Ke-4 Oleh: Ria Ristiana Dewi Panas Dingin Komunitas Penulis di TSI-4 ...
-
Allah adalah alasan mengapa kita di sini. Lantas, mengapa kamu harus takut. Padahal Ia selalu ada untukmu. sejatinya, Tuhanmu tidak pernah ...
-
Sam, akan aku kabarkan padamu tentang angin lalu yang tiba-tiba berbaik hati dan menurut. Jangan salah sangka, Sam! bukan menurut padaku, ta...