Saturday, June 22, 2013

Berastagi-At Sibayak International Hotel

Mengunjungi Berastagi tentu saja tidak sekadar menatap pemandangan dan berjalan-jalan, namun juga merasakan pelayanan hotel yang satu ini yaitu International Sibayak Hotel. Bertepatan dengan hari liburan anak sekolah, saya dan keluarga: Mamak, kakak, abg ipar dan keponakan berkunjung menghabiskan akhir pekan di Kota Berastagi. Kota Berastagi yang berjarak kurang lebih dalam tempo 2 jam dari Kota Medan. Memang, Kota ini memiliki daya tarik selain dekat, suhunya dingin, tentu berbeda sekali dengan Kota Medan yang cenderung panas.

Saya dan keluarga berangkat dari Medan pada malam hari. Kami baru sampai jam 9 malam. sesampainya di Berastagi, kami langsung Chek-in. Kamar kami yaitu kamar nomor 2009 dan 2011. Di dalam kamar ini memiliki pemandangan indah yang langsung menghadap ke taman-taman di sekitar Kota Berastagi. Di dalamnya terdapat TV, lemari, dua bed untuk kmar 2009 dan 1 bed untuk kamar nomor 2011. Tadinya, saya ingin menuliskan sesuatu hal sebelum tidur, namun karena kondisi saya yang sudah sangat capek dari Kota Medan--usai bagi rapot siswa dan mengikuti seminar untuk guru-guru hingga selesai jam 5 sore, dan berangkat lagi langsung ke Berastagi malamnya, saya memutuskan untuk tidur. Di pagi hari, tidur saya memang cenderung gelisah. Tentu! sebab udara yang sangat dingin meskipun sudah memakai kaos kaki dan jaket pun selimut.

Saat waktu sudah menunjukkan kami harus segera bergegas untuk sarapan, maka saya dan keluarga pergi ke restoran di hotel ini. Di restoran terdapat berbagai macam menu, seperti nasi goreng, nasi gurih, roti, kopi, teh, jus, bubur ayam, telur dadar dan mata sapi yang bisa dipesanbuatkan dahulu, buah, agar-agar, dan lainnya. Setelah kenyang, saya dan keluarga bergegas untuk ke kolam renang.



Tadinya, saya sudah berencana ingin berenang setelah sekian lama, namun saya urungkan sebab ternyata airnya cukup dingin mengigil. Untuk seseorang yang memiliki tensi rendah seperti saya, tentu saja akan mengakibatkan rasa dingin yang berlebihan di tambah dengan Kota Berastagi yang memang telah dingin, suhunya.

Maka, hanya seorang keponakan saya saja yang bertahan dengan kondisi yang cukup dingin tersebut.

No comments:

Jangan Terlalu Percaya Diri!

 Jangan  jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...