Pulau Galang merupakan pulau yang bisa kita tempuh 1,5 jam dari Kota Batam. Pulau ini dihubungkan dengan jembatan Barelang sehingga dapat dengan mudah menyebranginya.
Apabila menatap pemandangannya, pulau ini memang terkenal dengan hutan lindungnya. Sehingga tidak heran ada banyak monyet.
Yang lebih menarik lagi, pulau ini pernah menjadi tempat pengungsian warga Vietnam yang pergi dari negaranya akibat perang saudara. Perang tersebut awalnya merupakan bentuk kekalahan Amerika terhadap Vietnam Utara, sehingga Vietnam Utara yang dikenal dengan aliran komunisnya memperluas kekuasaan dengan cara menyiksa warga Vietnam Selatan. Sejarah inilah yang kemudian membuat Pulau Galang menjadi tempat baru bagi warga Vietnam--yang disediakan pemerintah Indonesia dan PBB kala itu (1975). Namun, sejak tahun 1995, pemerntah Indonesia merasa perlu mengembalikan kembali mereka (pengungsi) ke Vietnam. Meskipun banyak di antaranya yang tidak ingin dipulangkan ke Vietnam. Maka, beberapa ada yang bunuh diri di Pulau ini. Beberapa lainnya mencari suaka di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia. Beberapa lainnya bersedia dipulangkan. Sehingga, sejak tahun 1996, Pulau Galang telah dikosongkan. Meskipun begitu, pulau ini akhirnya menjadi tempat wisata di Batam dan sekitarnya. Jika kita masuk ke dalam area bekas pengungsian di pulau ini, kita masih dapat melihat fasilitas pengungsi seperti tempat ibadah, sekolah, tempat kesehatan, dan beberapa rumah, serta kapal peninggalan pengungsi yang ingin melarikan diri. Memang, mereka sengaja diisolasi untuk mencegah kemungkinan melanggar hak-hak batas teritorial Indonesia dan sekitarnya.





No comments:
Post a Comment