Saturday, March 9, 2013

Kita, dalam Percakapan Malam

Kita mengungkapnya dalam percakapan malam
--di malam, ada rasa yang tumpah ruah--
tak mampu lagi dibendung oleh mata hati:
dadamu pedar mempercakapkankan kisah kita:

aku mengalirkan air yang deras, dan kau,
tak mampu menampungnya, apalagi
kita sepakatkan, umpama kelopak senja
sebagai syahdu yang hadir malam ini
"kita hanya meminjamnya sebentar-sebentar,
lalu mengedipkan mata"

tahu: hidup itu sekejap dan kita adalah mata
yang hidup di percakapan malam.

No comments:

Jangan Terlalu Percaya Diri!

 Jangan  jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...