Kau menatapku dengan cemas yang penuh
tanda tanya. Membidik mataku dan memaksa kehidupan untuk berbicara tentang
kita. Ada palung yang kau simpan saat pertama kali pertanyaanmu menderu-deru di
telingaku. Siasatmu untuk mengetahui banyak hal hari ini menjadi alasanku untuk
segera pergi menjauh, selamanya.
kau menarik tanganku.
“takkan aku lepaskan!”
No comments:
Post a Comment