Monday, January 21, 2013

Waspada, 20 Januari 2013


Malam kita dan Secangkir Kopi
                Oleh: Ria Ristiana Dewi

Kau duduk, lalu menyiramkan kopi
Sementara paduan warna aku tengah merah dan kelabu
Kau terlentang, namun mencium aroma madu
Di situ, aku menawarkan secangkir lagi

Malam-malam itu, kau dan aku selalu berbagi waktu
Kopi dan madu jadi tempat adu
Kisahmu adalah masa lalu
Pun aku tak mau malu

Malam itu aku duduk, ada secangkir kopi
Dan ada tuts tuts kosong mengambang
Sementara kita masih saling memandang
Kau tawarkan berbagi cangkir, kali ini aku menolak

Sayang, aku tertidur, maka aku memilih tidur
Sementara kau pergi dengan secangkir kopi
--masih  lekat di tanganmu:
entah, kau bagi siapa lagi?

No comments:

Jangan Terlalu Percaya Diri!

 Jangan  jika belum kau kuasai ilmu langit dan kau benam segala pongah beberapa meter di dalam tanah jangan jika belum kau mampu, mengisi ti...